Thursday, January 28, 2016

, , , , , ,

16 Cara Mendidik Anak Laki-laki

Dokter Anak

16 Cara Mendidik Anak Laki-laki



Karakter anak laki-laki dan perempuan sangatlah berbeda ada beberapa tips mendidik anak laki laki. Karena anak laki-laki lebih susah diatur dibandingkan anak perempuan.
mendidik anak
Anak lelaki juga tampak seprti tidak mendengarkan ketika diarahkan oleh orang tuanya. Orang tua sebaiknya mulai berfikir untuk mendisiplinkan anaknya sejak ia dilahirkan, karena disiplin bukanlah sesuatu yang dapat diperkenalkan pada tahap tertentu. Kebanyakan ornag tua membutuhkan disiplin ketika anak laki-lakinya menjadi balita, tentu saja belum terlambat untuk memulai tapi alangkah baiknya jika bisa dimulai sebelumnya.

Berikut ini 17 cara mendidik anak laki-laki:

1. Tunjukkan rasa sayang

Laki-laki pada umunya sulit menunjukkan rasa sayang dan perhatian. Ajarkan mereka untuk tidak malu menunjukkan rasa sayang, meski diolok-olok teman sepermainan sebagai ‘laki-laki banci’.

2. Dukungan tanpa batas

Manusia tidak dapat hidup sendiri, karena mereka membutuhkan dukungan dari sesamanya. Berikan dukungan untuk semua yang mereka lakukan dan cita-citakan agar anak tumbuh menjadi pria yang percaya diri.

3. Bermain bersama

Cara mendidik anak yang baik bukan saja dengan memagari mereka dengan aturan-aturan. Namun juga dengan mengajak mereka bermain, menari atau menonton acara musik bersama. Biarkan mereka mempelajari sesuatu dari Anda melalui hal-hal yang membuat Anda gembira.

4. Cinta tanpa syarat

Ajarkan pada mereka untuk mencintai dengan tulus dan melakukan sesuatu dengan tanpa syarat. Ini akan membuat mereka tumbuh menjadi pribadi yang mudah memahami sesama dan segala peristiwa di sekitarnya.

5. Ayah yang baik

Meskipun Anda mengetahui kekurangan ayah mereka, tetap tampilkan sang ayah sebagai sosok yang sempurna di hadapan mereka. Misalnya ayah mereka perokok berat, Anda bisa mengatakan, ‘Ayah tidak tahu kalau merokok itu nggak baik buat kesehatan.’

6. Jadilah bintang idola

Anak laki-laki akan selamanya memandang Anda dan Andalah yang akan diingatnya pertama kali saat mereka berada dalam masalah. Menjadi bintang idolanya adalah cara mendidik anak yang paling mudah, karena Anda hanya cukup berperilaku seperti seorang bintang dengan tingkah laku yang pantas ditiru anak-anak!

7. Berikan kenyamanan

Ada beberapa tipe ibu yang menerapkan cara mendidik anak super ‘galak’ dan ditakuti oleh anak laki-laki mereka. Anehnya, mereka tetap merasa nyaman bersama sang ibu yang galak dan tetap merindukannya meski telah merantau bermil-mil jauhnya. Anda boleh saja menerapkan disiplin, tapi jangan lupa untuk memberikan penghargaan atas upaya anak-anak mematuhi peraturan Anda.

8. Menghormati orang lain

Berikan contoh tentang mengapa dan bagaimana cara menghormati orang lain di sekitar Anda, termasuk kepada suami, sanak saudara, orang tua, maupun para tetangga Anda. Anak laki-laki harus memahami sejak dini bahwa arogansi adalah suatu kesia-siaan dan dapat menyakitkan bagi orang lain.

9. Mengenai tanggung jawab

Nah, ini dia satu hal yang paling dilihat orang ketika mereka memandang sosok pria dewasa. Cara mendidik anak laki-laki yang salah bukan hanya menjadikan mereka sebagai pria tak bertanggung jawab, namun juga disingkirkan dari pergaulan (terutama oleh lawan jenis). Cegah hal ini dengan menunjukkan tanggung jawab Anda sebagai seorang ibu, misalnya dengan tak lupa menyediakan sarapan, menjemput mereka pulang sekolah tepat waktu, atau menemani mereka belajar.

10. Keterbukaan

Berbagi segala cerita tentang masa lalu Anda atau hal-hal yang belum pernah anak laki-laki Anda dengar dari orang lain tentang Anda sering kali merupakan cara mendidik anak yang cukup ampuh. Melakukan ini berarti Anda menunjukkan contoh tentang keterbukaan, bahwa Anda tak keberatan mereka mengetahui rahasia Anda.

11. Mengajarkan kesabaran dan ketegaran

Masalah demi masalah yang menimpa dalam keluarga Anda, hendaknya Anda tangani dengan kesabaran. Kesabaran yang ditunjukkan oleh seorang ibu, dapat menjadi contoh nyata bagi anak-anaknya. Ketika Anda sabar dan tegar, hal itu akan mengajarkan kepada anak Anda, secara tidak langsung, agar mereka juga kuat mengatasi permasalahan yang akan dihadapinya kelak ketika sudah dewasa nanti.

12. Mengajarkan kelemah lembutan

Seorang anak laki-laki yang tumbuh tanpa seorang ibu, umumnya akan menjadi seseorang yang kasar, kurang peka terhadap diri sendiri, tidak menghargai orang lain serta lingkungan sekitarnya. Ajarkanlah kepada anak lelaki Anda agar menjadi lemah lembut dalam bersikap, tanpa harus menghilangkan sisi ketegasannya.

13. Sebagai perekat

Terkadang di dalam rumah tangga konflik pertikaian sesama anggota keluarga bisa tak terhindarkan, ibu adalah satu-satunya orang yang seharusnya berdiri pada posisi netral. Jadilah penengah dan pendamai perselisihan antara anak dengan ayah atau anak dengan saudaranya. Secara singkat jadilah “perekat” untuk mempersatukan seluruh anggota keluarga, agar dapat bekerja sama dengan baik.

14. Menjadi penyemangat

Ada kalanya hari-hari anak Anda penuh dengan tantangan, jadilah ibu yang peka dengan situasi yang anak Anda sedang rasakan. Berpikirlah secara positif dan berikan kata-kata serta dukungan penyemangat agar anak Anda memiliki keyakinan dan perasaan optimis yang tinggi bahwa segala sesuatu pasti ada jalan keluarnya.

15. Menjadi penasihat yang baik

Ada kalanya seorang anak akan bimbang ketika akan mengambil sebuah keputusan untuk yang pertama kalinya. Peran Anda di sini sangat diperlukannya, berikanlah masukan dan nasihat-nasihat yang dia perlukan, bantulah dia untuk percaya diri dan mampu memahami dampak baik serta buruk dari setiap keputusan yang akan dia ambil. Yakinkan dia bahwa apa pun keputusan yang akan dia ambil, itu adalah yang terbaik untuknya.

16. Menjadi ibu yang pemberani

Sebagai seorang wanita Anda juga harus berani dalam melakukan berbagai aktifitas. Kadang Anda harus melakukan sendiri tugas-tugas seorang pria, tanpa harus menunggu hingga suami Anda pulang dari kerja, ketika hujan deras dan atap rumah bocor, Anda dapat berinisiatif melakukan seorang diri untuk menambal atap rumah Anda yang bocor tersebut. Mungkin bagi Anda hal itu sepele, tapi di mata anak Anda, Anda adalah seorang ibu yang hebat.
smbr:sayangianak
dranak.com
, , , , , , ,

Teori Golongan Darah Antara Anak dengan Keuda Orang Tua

Dokter Anak

Teori Golongan Darah Antara Anak dengan Keuda Orang Tua





Teori golongan darah menyimpulkan bahwa orang tua golongan darah O dan O maka anaknya akan bergolongan darah O juga. Hal ini dikarenakan golongan darah O bersifat homozigot ( memiliki gen O saja).

Lain halnya dengan golongan darah A dan B yang bersifat heterozigot yaitu dalam 1 golongan darah membawa gen A dan gen O (golongan darah A) atau gen B dan gen O (golongan darah B) sehingga ada kemungkinan anak dari orang tua yang bergolongan darah A /B berpasangan dengan A/B memiliki anak bergolongan darah O.

Pada prinsipnya berdasarkan sistem golongan darah ABO maka pembagian kemungkinan golongan darah menjadi seperti :

Ayah  A   Ibu   A  ( atau kebalikannya)   = golongan darah anak bisa A dan O
Ayah  A   Ibu   B   ( atau kebalikannya)  = golongan darah anak bisa A, B dan O
Ayah  A   Ibu   AB ( atau kebalikannya)  = golongan darah anak bisa A, B dan AB
Ayah  A   Ibu   O  ( atau kebalikannya)  = golongan darah anak bisa A dan O
Ayah  O   Ibu   O  ( atau kebalikannya)  = golongan darah anak O
Ayah  AB  Ibu  AB ( atau kebalikannya)  = golongan darah anak bisa A, B, dan AB
Ayah  B    Ibu   B  ( atau kebalikannya)  = golongan darah anak bisa B dan O
Ayah  AB   Ibu   O ( atau kebalikannya) = golongan darah anak bisa A dan B

smbr : dr. Yusi
dranak.com

Berita Dokter Anak

Powered by Blogger.