Monday, January 19, 2015

Filled Under: , , , , , , ,

Bayi 10 Bulan Ini Berbobot 20 Kg terkena Sindrom Prader Willi

Dokter Anak




Bayi Usianya baru 10 bulan, tetapi Juanita Valentina Hernandez memiliki berat badan 20 kg. Bobot tubuhnya itu hampir sama dengan kebanyakan anak berusia 5 tahun. Padahal, anak seusianya biasanya memiliki berat badan sekitar 8,5 kg.


Saat lahir Juanita memiliki berat badan yang normal, yaitu sebesar 2,73 kg. Bayi ini baru mengalami pertambahan berat badan yang luar biasa beberapa minggu setelahnya.

"Berat badan memang bervariasi sesuai dengan ras yang dimiliki, tetapi bagaimanapun juga bayi ini memiliki berat badan yang sangat berlebih," kata Tam Fry dari Child Growth Foundation.

Sandra Franco, ibu bayi Juanita yang berasal dari Libano, Kolombia, tidak memiliki pekerjaan dan uang yang cukup sehingga ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan terhadap berat badan anaknya yang sangat besar itu.  

"Saat berumur 15 hari dia sudah terlihat gemuk karena pada saat lahir dia sangat kurus. Sejak saat itu berat badannya terus bertambah," kata Sandra.
Tam Fry mengatakan, ada berbagai macam gangguan kesehatan yang dapat menyebabkan berat badan pada anak ini terus bertambah. Kasus ini termasuk dalam kasus sindrom Prader Willi, di mana penderita sindrom ini akan merasakan lapar yang terus-menerus dan sangat mudah untuk mengalami berat badan.

Gangguan lain adalah sindrom Cushing, di mana terjadi peningkatan hormon kortisol (hormon yang akan muncul saat kita mengalami stres) yang akan menyebabkan bertambahnya berat badan. Sedangkan pada sindrom Beckwith Wiedemann yang lebih dikenal sebagai Overgrowth Syndrome dapat juga menyebabkan pertambahan berat badan yang cepat pada anak-anak.

Beberapa bulan terakhir Colombian Charity Gorditos de Corazon - Chubby Hearts membawa Juanita untuk melakukan pengobatan di Bogota. Salah satu pendiri lembaga amal, Salvador Palacio Gonzales, membuat suatu misi untuk mengatasi masalah tentang pertambahan berat badan yang tidak normal pada balita.

Juanita adalah bayi yang memiliki berat badan lebih dari 20 kg dan merupakan bayi ketiga yang dibantu oleh lembaga amal tersebut.

Meskipun umur Juanita masih di bawah satu tahun, ia harus menghadapi masa depan yang suram jika pertambahan berat badannya tidak terkontrol dengan baik. Risiko terbesar akibat obesitas yang dideritanya adalah diabetes tipe 2 dalam waktu tidak lebih dari 2 atau 3 tahun.

smbr: (Monica Erisanti) kompas.com.



dranak.com

0 comments:

Post a Comment