Friday, March 6, 2015

Filled Under: , , , , ,

Anak Malas Minum Susu

Dokter Anak



Anak saya kini berusia 3 Tahun, setiap selesai makan, itupun makannya masih tersisa, kemudian si anak aku suruh minum susu, tapi sang anak merasa enggan meminumnya, saya belom tau pasti apa penyebabnya si anak seperti itu, anak saya minum susu menggunakan gelas kecil, biasanya kalo malam hari dia minum susu, tp sekarang sudah tidak lagi. biasanya minum susu sehari 4 gelas kecil, makin besar si anak makin berkurang minum susu, sebelumnya 1 bulan menghabiskan 3,5 kaleng susu ukuran 800 gram, sekarang setelah 3 tahun, menghabiskan 2,5 kaleng susu, aga hawatir untuk saya sebagai orang tua, dan saya takut kalo anak menjadi mogok minum susu. padahal minum susu diberikan agar keseimbangan gizi si anak tetap terjaga.

 

Mogok minum susu adalah nama yang diberikan pada suatu kondisi ketika bayi tidak mau minum susu setelah sebelumnya baik-baik saja (mau minum susu).

Ada sejumlah alasan mengapa bayi mendadak menolak minum susu. Beberapa diantaranya mudah diselesaikan,sedangkan lainnya membutuhkan sedikit bujukan dari Anda. 1) Hidung tersumbat Anda tahu kan bagaimana rasanya ketika Anda kena flu, hidung Anda tersumbat dan coba minum sesuatu. Nafas akan semakin berat, dan begitulah yang dirasakan bayi Anda.
2) Sakit telinga Ini juga berhubungan dengan flu, atau infeksi telinga di mana telinga akan terasa makin sakit ketika bayi mencoba menghisap sesuatu.
3) Sariawan Bayi tidak mau minum susu mungkin karena mengalami sariawan. Ia merasa mulutnya sakit saat minum sesuatu.

4) Demam Jika seorang bayi sedang panas/ merasa panas, berdekatan dengan tubuh Anda yang juga panas / hangat mungkin membuatnya makin merasa gerah. 5) Rasa susu yang berubah Anda mungkin mengkonsumsi sesuatu yang membuat rasa ASI berubah. Perhatikan makanan yang Anda makan untuk menjaga kualitas ASI. Jika Anda memberikan susu botol pada bayi, selalu jaga kebersihan botol dan perhatikan tanggal kadaluarsa yang juga dapat mempengaruhi rasa susu formula.
6) Tumbuh gigi Bayi akan merasakan gusinya tidak nyaman saat giginya sedang tumbuh. Rasa tidak nyaman bisa berubah menjadi rasa sakit saat ia mencoba menghisap susu.

7) Gangguan Bayi usia 5-6 bulan mulai menyadari mereka tinggal di sebuah dunia yang sangat luas. Menyusui atau minum susu botol dipandang sebagai sebuah halangan dalam upayanya memahami dunia. 8) Terlalu banyak susu Jika Anda memiliki pasokan ASI berlebih, atau Anda terlalu banyak memberikan susu formula, ia akan tersedak dan membuatnya ogah untuk minum susu lagi.
9) Terlalu sering mengedot Anda mungkin memberikan dot tanpa botol susu (empeng) untuk menenangkan tangisnya. Namun hal ini mengakibatkan ia lebih suka menghisap empeng daripada minum susu atau ASI.
10) Perubahan kegiatan Ibu tiba-tiba meninggalkan bayi untuk bekerja atau bepergian juga mengakibatkan bayi melancarkan aksi 'demo' minum susu.

Ketika pemogokan minum susu berhubungan dengan masalah kesehatan, maka pemberian obat dengan dosis tepat akan menyelesaikan masalah tersebut. Jangan mengkonsumsi makanan yang terlalu pedas, mengandung gas atau terlalu asam agar rasa ASI tidak berubah. Buang kelebihan susu Anda dengan memeras dan menempatkannya dalam botol.

Terlalu banyak obyek baru untuk dilihat dan dipahami bisa membuat bayi tidak mau minum susu. Pergilah menyusui atau memberikan susu formula di tempat sunyi, atau di suatu tempat yang familiar untuknya. Usahakan jangan merubah rutinitas atau apapun termasuk posisi bantal atau memindahkan selimutnya.

Tetap tenang dan tak mengganggap bayi tidak mau minum susu sebagai suatu masalah besar adalah upaya terbaik yang dapat Anda lakukan. Bayi sangat peka dan dapat merasakan perasaan gugup Anda. Hal ini akan membuat mereka merasa tak nyaman dan pemogokannya pun akanmakin menjadi-jadi. Lakukan semua yang terbaik dan penuh cinta demi buah hati Anda tersayang.

 smbr:theasianparent

 

dranak.com

0 comments:

Post a Comment